Kamis, 27 Oktober 2016

"Sukmawati Sukarnoputri didampingi Penasehat Advokasi / Hukum dan kebijakan publik nya Yongla Patria Manroe ke Bareskrim lapor Habib Rizieq "

Sukmawati Sukarnoputri datang ke Bareskrim Mabes Polri di dampingi Penasehat Advokasi / Hukum nya Yongla Patria Manroe dan juga bersama sama pengurus DPP PNI Marhaenisme dlm rangka meminta Bareskrim untuk menyelidiki  keterkaitan Habib Rizieq yang menyatakan  “ Pancasila Sukarno Ketuhanan ada di Pantat sedangkan Pancasila Piagam Jakarta Ketuhanan ada di Kepala  “, seperti yang beredar di YouTube, ibu Sukmawati Sukarnoputri mengharapkan agar Kabareskrim memanggil Habib Rizieq  untuk di mintai klarifikasinya dan jika menurut POLRI ada terdapat unsur unsur pelecahan terhadap Pancasila  dan Bung Karno atau unsur lainnya maka proses hukum di serahkan kepada Pihak Polri sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku.
Kemudian kami mencoba mewancarai Penasehat Advokasi Sukmawati Sukarnoputri yakni Yongla Patria Manroe dan Bung Yongla Patria menyatakan dalam situasi politik yang tensinya cukup memanas saat ini maka segala sesuatu yang dapat menimbulkan opini untuk  membuat kemungkinan kemungkinan mengarah perpecahan anak bangsa harus segera di antisipasi dengan baik oleh aparat hukum dengan penyelesaian yang baik agar tidak melebar kemana mana, dan saya harapkan dan saya doakan agar siapapun baik itu orang biasa atau tokoh masyarakat kiranya jangan melakukan penghinaan atau pelecehan terhadap Dasar Negara dan Bung Karno Sang Proklamator karena hal itu akan berdampak " Hukum".  Juga besar harapan saya agar rakyat harus tetap menahan diri untuk saling menghormati dan menghargai satu sama lainnya, dan dalam situasi apapun kita harapkan jangan sampai ada benturan atau di benturkan antara Islam dengan Pancasila   karena kita semua adalah   satu tanah airsatu bangsa dan satu bahasa dalam NKRI yang berdasarkan Pancasila, demikian pernyataan Yongla Patria Manroe yang juga di dampingi staff ahlinya Henny Rachel Leimena SH MH.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar